Mantan Jubir FPI Aceh Dijadikan Tersangka, Setelah Memfitnah dan Bikin Rusuh Saat Salat Subuh di Masjid Oman

11 April 2021, 11:14 WIB
Mustafa Husen, Mantan Jubir FPI Aceh ditetapkan sebagai tersangka ujaran kebencian yang menyebabkan kerusuhan di Masjid Oman, Banda Aceh Januari 2020 lalu. /

CerdikIndonesia - Berkas perkara tersangka kasus penghinaan atau pencemaran nama baik, Mantan Juru Bicara (Jubir) FPI Aceh, Mustafa Husen, telah diserahkan oleh kepolisian kepada Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh pada akhir Maret 2021.

Sebelumnya, Mustafa Husen tertangkap kamera sedang mendorong imam salat subuh di Masjid Oman Al-Makmur Lampriet, Banda Aceh pada Januari 2020 lalu.

Baca Juga: Warga Muslim Sejumlah Desa di Ambon Sudah Menjalani Ibadah Puasa Ramadhan Mulai Minggu Hari ini, 11 April 2021

Ia datang bersama massa yang mengaku Aswaja membuat kerusuhan di Masjid tersebut dan mengganggu jalannya ibadah salat subuh.

Dilansir dari akun instagram @tercydukaceh, pasca kejadian tersebut, Mustafa Husen juga mengunggah ujaran yang tidak benar di akun sosial medianya tentang sosok imam yang ia dorong tersebut.

Akibatnya, ia dijadikan tersangka dalam kasus penghinaan dan/atau pencemaran nama baik; Pasal 27 ayat (3) Jo. Pasal 45 ayat (3) UU ITE.

Direktur Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Aceh, Kombes Pol Margiyanta, mengatakan perkara tersebut sudah dilimpahkan ke Kejati dan sedang menunggu kapan akan disidangkan.

Baca Juga: Badai Siklon Tropis Seroja Akan Menghantam Australia, Masyarakat Australia Barat Diminta Untuk Mengungsi

"Berkas awal diserahkan ke Kejati tanggal 25 Januari 2021. Namun, P-21 nya akhir Maret 2021," kata Margiyanta didampingi Penyidik dari Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Aceh, pada Jumat, 9 April 2021.

Margiyanta mengaku belum mengetahui kemungkinan jadwal persidangan bagi Mustafa Husen. Namun, diperkirakan dalam waktu dekat.

"Belum tau jadwal sidangnya kapan, bisa jadi dalam bulan puasa," tuturnya.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Aceh, Lena Rosdiana, menyampaikan dalam waktu dekat pihaknya akan melimpahkan berkas perkara kasus penghinaan atau pencemaran nama baik tersebut ke Pengadilan Negeri (PN) Banda Aceh.

Baca Juga: Gempa Susulan Terjadi di Malang Minggu Pagi Tadi, Kekuatan Gempa 5,5 SR Terasa Hingga Pacitan dan Trenggalek

"Setelah kami limpahkan berkas perkaranya ke Pengadilan Negeri Banda Aceh, baru nanti ditetapkan jadwal sidang," sebutnya.

Mustafa Husen dilaporkan oleh Yusbi Yusuf pada 25 Februari 2020. Dia dituduh mengunggah postingan yang mengandung fitnah dan penghinaan di akun Facebook miliknya.***

Editor: Kurniawan Rio

Tags

Terkini

Terpopuler