Kerumunan Massa Antarkan Maradona ke Peristirahatan Terakhir

27 November 2020, 08:59 WIB
Suporter sepak bola Argentina sedang berkumpul untuk memberikan penghormatan terakhir kepada sang legenda, Diego Maradona.  /Instagram.com/@433

CerdikIndonesia – Kerumunan massa tampak hadir menyampaikan bela sungkawa dan salam perpisahan kepada pemain legenda Timnas Argentina Diego Maradona sebelum dimakamkan.

Maradona dimakamkan di Bella Vista. Prosesi pemakaman hanya dihadiri pihak keluarga dan teman-teman dekat saat hari mulai gelap.

 Baca Juga: Israel Bebaskan Warga Palestina yang Mogok Makan 103 Hari

Kepergian Maradona di usia 60 tahun telah memicu kesedihan di seluruh dunia.

"Menurut saya, Diego abadi. Ia tidak akan pernah mati dalam diri kami. Saya merasa sangat sedih untuk orang yang telah membuat kami sangat bersuka cita," kata seorang pengemudi bus, Antonio Avila, di luar pemakaman.

Baca Juga: Profil Singkat Maradona yang Tutup Usia di Umur 60 Tahun

Puluhan ribu orang telah mengantri sejak dini hari untuk melihat peti mati Maradona, yang dihiasi bendera Argentina dan seragam bernomor punggung 10, di istana presiden Argentina.

Namun, karena terlalu lama menanti, penggemar menjadi tak sabar dan emosional untuk memaksa masuk. Petugas pun berinisiatif memindahkan peti mati Maradona ke ruangan lain demi keamanan.

Baca Juga: 7 Larangan Dalam Salat Jumat Agar Ibadah Tak Sia-Sia

Sebelum pemakaman, pejabat berwenang sudah memasang pengumuman resmi bahwa jenazah Maradona akan disimpan beberapa jam lebih lama di tempat itu.

Akan tetapi ketidaksabaran massa yang sedang berada dalam keadaan emosional membuat bentrok tak terhindarkan. Kejadian tersebut berakhir dengan penangkapan beberapa orang.

Baca Juga: Trump Baru Mau Angkat Kaki Kalau Electoral College Sahkan Biden

Suasana perpisahan yang damai di pemakaman bertolak belakang dengan reaksi massa di sejumlah tempat saat jenazah Maradona diberangkatkan dari Buenos Aires.

Peti mati Maradona yang dibungkus bendera dibawa ke gerbang istana untuk menuju jalan-jalan di Buenos Aires, sebelum dibawa ke tempat pemakaman.***

 

Editor: Arjuna

Sumber: ANTARA

Tags

Terkini

Terpopuler