Sebelum Diciduk KPK, Menteri Edhy Prabowo Sudah Pernah Diultimatum DPR Soal Ekspor Benih Lobster

- 27 November 2020, 01:01 WIB
Edhy Prabowo. /Twitter/@edhyprabowo

 

CerdikIndonesia - Anggota Komisi IV DPR RI Johan Rosihan membeberkan bahwa Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo sudah diwanti-wanti terkait kontroversi terhadap aturan ekspor benih lobster yang dikeluarkan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

"Kontroversi ekspor benih lobster seharusnya membuat Menteri KKP dapat berperan sebagai regulator yang baik dan memperkuat pengawasan terhadap berbagai perilaku penyimpangan dan permainan, yang hanya mengedepankan profit semata," kata Johan dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis.


Baca Juga: Positif Konsumsi Sabu, Millen Cyrus Mendapat Kesempatan Rehabilitasi dari BNN

Menurut dia, sebagai mitra dari Komisi IV DPR RI, pihaknya sudah mengingatkan pemerintah agar tidak serampangan membuat keputusan untuk membuka kembali izin ekspor benur lobster, yang sebelumnya secara tegas telah dilarang oleh Menteri Kelautan dan Perikanan sebelumnya.

Ia menyampaikan bahwa praktik penjualan atau ekspor benih lobster, kepiting, dan rajungan memang berpotensi akan menimbulkan indikasi kerugian negara dan akan lebih menguntungkan negara lain, seperti Vietnam.

"Di sisi lain, ekspor benih lobster telah mengancam populasi lobster di Indonesia sehingga kebijakan pembangunan berkelanjutan terhadap pengelolaan lobster harus menjadi prioritas pemerintah," ujar Johan.

Pemerintah, lanjutnya, selayaknya lebih serius mengembangkan usaha pembesaran untuk ketiga komoditas yakni lobster, kepiting, dan rajungan, sehingga benih yang ditangkap oleh nelayan dapat terserap oleh kegiatan pembesaran dalam negeri sebelum diekspor.

Baca Juga: Ikut Dirawat di RS Ummi Bogor, Begini Kondisi Istri Habib Rizieq

Halaman:

Editor: Shela Kusumaningtyas

Sumber: ANTARA


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X