BPOM Resmi Hentikan Peredaran Kinder Joy, Apakah Mengandung Salmonella?

12 April 2022, 01:25 WIB
Diduga terkontaminasi BPOM tarik Kinder Joy dari pasar Indonesia. /Instagram/@choconut.official

CERDIK INDONESIA - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia resmi hentikan peredaran makanan Kinderjoy di Indonesia.

Kebijakan tersebut dikarenakan munculnya laporan di Inggris bahwa produk Kinderjoy mengandung bakteri Salmonella.

Terbitnya peringatan publik oleh Food Standart Agency (FSA) di Inggris, yang diikuti oleh sejumlah negara di Eropa, membuat BPOM memutuskan peredaran kinderjoy.

Baca Juga: Jadwal Imsak dan Buka Puasa Cikarang dan Bekasi, Hari Ini Selasa 12 April 2022

 

Negara-negara yang memberikan peringatan publik adalah Inggris yang diikuti oleh sejumlah negara di Eropa, antara lain Irlandia, Prancis, Jerman, Belanda, dan Swedia.

"Badan POM akan menghentikan peredaran produk merek Kinder untuk sementara waktu, sampai dipastikan produk tersebut tidak mengandung cemaran bakteri salmonella," Ungkap BPOM dalam keterangan tertulis yang dikutip pada Selasa, 12 April 2022.

Gejala ringan yang ditimbulkan oleh bakteri Salmonella adalah diare, demam, dan kram perut. Korban yang terdampak sebanyak 63 orang anak-anak, namun tidak sampai menyebabkan kematian.

Produk merek Kinder yang terdaftar di Badan POM berasal dari India dengan nama varian produk antara lain Kinder Joy, Kinder Joy for Boys, dan Kinder Joy for Girls. Produk tersebut diproduksi oleh Ferrero India PVT, LTD.

"Sebagai perlindungan terhadap masyarakat, Badan POM terus melakukan pengawasan sebelum produk beredar (pre-market) dan setelah produk beredar (post-market) untuk mengawal keamanan, mutu, dan gizi pangan." Tulis keterangan BPOM.

Baca Juga: Demo Hari Ini Ricuh, Ade Armando Seorang Dosen UI Dihajar dan Ditelanjangi Massa

 

BPOM sendiri meminta kepada masyarakat jika menemukan produk Kinder yang tidak terdaftar di BPOM untuk segera dilaporkan ke BPOM.

Pelaporan tersebut dapat dilakukan melalui Contact Center HALOBPOM atau Unit Layanan Pengaduan Konsumen (ULPK) Balai Besar/Balai/Loka POM di seluruh Indonesia.

***

Editor: Susan Rinjani

Sumber: BPOM RI

Tags

Terkini

Terpopuler