Kamu Tenaga Kesehatan? Tapi Belum Dapat SMS? Silahkan Email Agar Terdaftar Penerima Vaksin Sinovac

- 13 Januari 2021, 15:17 WIB
Tenaga Kesehatan (Nakes) mengalami kelelahan fisik dan mental tingkat sedang sesuai penelitian FKUI /Tofan/PORTALSURABAYA

CerdikIndonesia – Pelaksaan vaksinasi sudah dimulai sejak hari ini, di muali oleh Presiden Jokowi sebagai orang Indonesia pertama yang melakukan menyuntikan vaksin Covid.

Setelah vaksin Sinavac mendapat izin dari BPOM dan telah dikeluarkannya fatwa halal, itu artinya vaksin tersebut sudah bisa digunakan seluaruh masyarakat Indonesia.

Bukan hanya Presiden Jokowi yang disuntik vaksin ini juga akan diberiak kepada tenaga pelayanan publik yang rawan terpapar COVID-19.

Kemudian tidak terkecuali untuk garda terdepan Indonesia dalam melawan Covid yakni tenaga kesehatan termasuk tenaga penunjang yang ada di fasilitas pelayanan kesehatan.

Baca Juga: Jokowi Lakukan Pengukuran Suhu Tubuh Hingga Tekanan Darah, Sebelum Terima Suntik Vaksin Covid
Dalam beberapa hari ke depan, calon penerima Vaksin COVID-19 akan mendapatkan SMS lagi dari PEDULI COVID untuk diarahkan melakukan registrasi ulang secara elektronik melalui:
• Aplikasi PeduliLindungi
• Web https://pedulilindungi.id
• Melakukan panggilan ke *119#

Baca Juga: pedulilindungi.id, Cara Cek Nama Penerima Vaksin Covid-19 Sinovac

Bagi tenaga kesehatan atau tenaga penunjang yang ada di fasilitas pelayanan kesehatan yang belum mendapat SMS atau namanya belum terdaftar saat melakukan cek NIK, dapat melengkapi data: NAMA, NIK, ALAMAT, NO HP, TIPE NAKES dan dilengkapi dengan SURAT KETERANGAN dari Kepala FASYANKES yang menerangkan Anda adalah NAKES dari FASYANKES terkait ke email vaksin@pedulilindungi.id.Baca Juga: Jokowi Lakukan Pengukuran Suhu Tubuh Hingga Tekanan Darah, Sebelum Terima Suntik Vaksin Covid

Ayo berpartisipasi dalam program vaksinasi COVID-19 ini untuk melindungi Anda dan keluarga Anda dari COVID-19.

Informasi lebih lanjut mengenai vaksin COVID-19 di Indonesia dapat diakses pada laman https://covid19.go.id/vaksin-covid19***

Editor: Arjuna

Sumber: pedulilindungi.id


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X