"Penggal Kepala" yang Hina Islam Sebut Habib Rizieq, Prof Jimly: Hasutan yang Membahayakan

19 November 2020, 00:15 WIB
Tangkapan layar ceramah Habib Rizieq saat Maulid Nabi Muhammad /Jurnal Presisi//Youtube Front TV

CERDIKINDONESIA - Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab dalam ceramahnya mengancam akan memenggal kepala bagi siapapun yang menghina Nabi, Ulama dan Islam.

Baca Juga: Tante Ernie, Sosok Tante Seksi sebagai Pemersatu Bangsa, Intip Fotonya

Ia menyampaikan hal tersebut dalam ceramah yang digelar oleh FPI beberapa hari lalu.

“Yang menghina nabi, menghina Islam, menghina ulama, proses, betul? kalau tidak diproses jangan salahkan umat Islam kalau besok kepalanya ditemukan di jalanan. Takbir! Takbir!,” ucap Rizieq.

Baca Juga: Kualifikasi Piala Dunia 2020 Zona Conmebol: Brazil dan Argentina Menang, Ekuador Catatkan Rekor

Atas ceramah tersebut, beberapa tokoh Nasional seperti Jimly Asshiddiqie ikut mengomentarinya. Bagi Jimly, apa yang disampaikan Rizieq adalah bentuk hasutan yang akan sangat membahayakan bagi keutuhan NKRI. 

Kemudian, Jimly berharap aparat keamanan bertindak tegas terhadap Rizieq yang semakin tidak tahu diri.

“Ini contoh ceramah yang bersifat menantang dan berisi penuh kebencian dan permusuhan yang bagi aparat pasti harus ditindak,” kata Jimly, Rabu 18 November 2020.

Baca Juga: Terkini: Youtube Lawan Hoax COVID-19! Akan ditambahkan Tautan pada Authoritative Info

Komentar datang juga dari Alissa Wahid. Ia menanggapi isi ceramah Rizieq sebagai bentuk hasutan. Dia sependapat dengan apa yang disampaikan Jimly Asshiddiqie dimana ceramah tersebut sangat membahayakan bagi persatuan dan kesatuan Indonesia.

Menurutnya apa yang disampaikan Rizieq adalah bentuk kekejian yang terang-terangan.

Baca Juga: Trump Ingin Jadi Presiden Amerika Lagi

“Pada dasarnya, ceramah seperti itu sudah masuk kategori Incitement to Violence (hasutan untuk melakukan kekerasan). Bahaya sekali,” tulis Alissa Wahid dalam akun media sosialnya.***

Editor: Safutra Rantona

Tags

Terkini

Terpopuler