Sindir Kader PDIP, Megawati: Maaf Siapa Suruh Masuk PDI Perjuangan, Enggak Ada Paksaan!

28 Oktober 2020, 19:19 WIB
Dokumentasi. Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri memberikan sambutan saat pembukaan sekolah pimpinan legislatif di Kinasih Resort, Depok, Jawa Barat pada Jumat 22 November 2019. /ANTARA/Asprilla Dwi Adha/

CerdikIndonesia - Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum PDI Perjuangan disaat memberikan kata sambutan dalam acara peresmian kantor partai sindir para kadernya. Ia masih kurang puas dengan kinerja kader PDI Perjuangan walaupun sudah dua kali menang pemilu.

 

Baca Juga: Megawati: Anak Muda Jangan Dimanja, Apa Sumbangsih Generasi Milenial untuk Bangsa dan Negara Ini?

 

Ia berpikir tidak akan mungkin kalau kita tidak melakukan seperti hal-hal yang selama ini saya instruksikan. Dan alhamdulillah, meski tidak cukup puas karena masih kurang kerjanya, masih terasa lamban.

 

"Kalau tidak, kalau saya sudah ngomel sama sekjen, baru deh orang pada grubak-grubuk," kata Megawati secara virtual, Rabu (28/10/2020).

 

Baca Juga: Pengumuman Program Beasiswa Pendidik Kemdikbud Tahun 2020 untuk Dosen, Berikut Link Pendaftarannya

 

"Enggak ada sebuah pemikiran yang dapat mendisiplinkan diri, yang saya lihat harusnya punya perjuangan seperti apa yang terus menerus saya lakukan untuk membangun partai ini. Maaf siapa suruh masuk PDI Perjuangan, enggak ada paksaan. Tetapi, masih kurang kerja kerasnya," ujarnya.
 
 
Ia memberikan contoh kerja keras itu disaat acara peresmian belasan kantor Partai baik DPD maupun DPC yang hari ini bisa dilaksanakan. Hal itu menurut Megawati harus dijadikan pelajaran bagi pengurus DPC dan DPD lain.
 
 
 
 
"Pada kenyataannya kan akhirnya kita dapat membangun partai dengan membangun fisiknya, yang dilaporkan ke saya adalah kita dengan seremoni ini ada satu patung Bung Karno yang dipampangkan di DPD Yogyakarta, seperti yang sudah ditayangkan apa artinya? lah ya kok bisa," Imbuh Megawati. 
 
 
 
***

 

Editor: Safutra Rantona

Tags

Terkini

Terpopuler