Sebelum Tewas Bunuh Diri, Cai Changpan Sempat Mengancam Satpam Pabrik

- 18 Oktober 2020, 18:41 WIB
Napi Cai Chang Pan, terpidana mati terkait kasus nakoba. /Dok Dttipidnarkoba Bareskrim Polri

CerdikIndonesia - Seorang narapidana bernama Cai Changpan alias Cai Ji Fan, sebelumnya kabur dari Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Kota Tangerang, pada Senin (14/9) lalu, dini hari pukul 02.30 WIB. 

Sebelum ditemukan tewas di sebuah pabrik pembakaran ban di Hutan Jasing, Bogor, Jawa Barat, Cai Changpan, napi yang kabur ini sempat mengancam akan membunuh satpam pabrik itu.

Baca Juga: Kemdikbud: Pandemi Mendorong Kreativitas Para Pelaku Seni

"Dia bilang, 'kamu jangan bilang siapa-siapa, kalau ngomong, kamu saya bunuh'. Mereka sempat ketakutan, nggak tenang, akhirnya laporanlah ke pak lurah," kata Kasat Narkoba Polres Metro Tangerang, Ajun Komisaris Besar Pratomo Widodo, dalam keterangannya.

Pratomo mengatakan, Changpan datang ke pabrik pengolahan ban tersebut hanya semata-mata untuk menumpang tidur pada malam hari di area belakang pabrik, dan kembali ke hutan pada siang hari.

Baca Juga: Hasil Survey: 85,6 % Masyarakat Nilai Bantuan Kuota Internet Kemdikbud Sangat Membantu

"Jadi lokasi pabrik itu di tengah-tengah hutan. Mau masuk dari mana saja bisa," ucapnya.

Diketahui istri dan anak Cai Changpan yang tinggal di Tenjo, Bogor pun sudah diperiksa. Ia diketahui sempat mengunjungi keluarganya usai kabur dari penjara, sebelum akhirnya bersembunyi di dalam hutan Tenjo.

Changpan ditemukan dalam keadaan tewas gantung diri di gudang pengolahan ban di Desa Koleang, Jasinga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Sabtu (17/10) pagi.  

Halaman:

Editor: Shela Kusumaningtyas


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

X